Peramu Tanaman Obat Keluarga Ibu Elly
Ibu
Elly, Beliau
adalah Ibu rumah tangga dan sekretaris Kelurahan Patemon Kecamatan Pamekasan. Beliau sebagai ibu pkk ikut berpartisipasi dalam meracik
ramuan tanaman toga dan khas minuman produk unggulannya yaitu Semele (serai,
jahe merah, dan lemon). Produk Semele ini pernah dikunjungi oleh Turis dari
Belanda pada saat ada kunjungan dari pihak kecamatan, turis dari belanda ini
cocok dengan produk Semele sampai mengirim sebanyak 5000 botol. Dengan produk
Semele ini banyak terjual dan juga bisa ditaruh di pameran jika ada acara
pameran. Pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) di Kelurahan Patemon telah
menunjukkan progress signifikan melalui partisipasi aktif dari masyarakat dan
dukungan pemerintah. Informan menjelaskan berbagai kegiatan yang dilakukan
untuk meningkatkan produksi dan pemasaran produk olahan tanaman obat, termasuk
minuman tradisional Semele.
Peran Pemerintah Kabupaten Pamekasan telah melaksanakan berbagai program seperti lomba antar desa untuk memotivasi masyarakat menanam dan mengembangkan TOGA. Selain itu, diberikan bantuan pembinaan, bibit, dan dukungan berupa penghargaan bagi yang berprestasi. Pemerintah menyediakan ruang dan aktivitas untuk pameran produk TOGA melalui bazar di acara-acara komunitas. Hal ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mempromosikan hasil olahan mereka, sementara juga mendukung pengembangan ekonomi lokal. Kerja Sama Dinas Terkait, Dinas Kesehatan dan Puskesmas melakukan pemantauan untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan taman toga. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi untuk produk olahan, seperti P-IRT dan sertifikasi halal.
Produksi Semele merupakan Minuman Toga yang terbuat dari jahe merah, sereh, lemon, dan gula batu, telah menjadi produk unggulan Kelurahan Patemon. Informan mengungkapkan bahwa Semele membantu mengatasi beberapa masalah kesehatan seperti kolesterol dan asam urat. Meskipun memiliki masa simpan yang terbatas, produk ini mendapatkan respon positif dari masyarakat dan bahkan pengunjung dari luar daerah.
Kendala yang Dihadapi oleh masyarakat daerah Kelurahan Patemon meskipun terdapat banyak kemajuan, terdapat tantangan seperti banjir dan musim kemarau yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Masyarakat tetap berkomitmen untuk menghadapi kendala ini dengan memperbaiki manajemen penanaman dan memanfaatkan sumber daya yang ada.
Harapan saya agar masyarakat di Kelurahan Patemon berharap dapat mengembangkan kampung ekowisata yang lebih terpadu, di mana masyarakat bisa belajar dan berpartisipasi dalam pemeliharaan TOGA dan produk turunannya, sambil mendatangkan wisatawan untuk mengenal keunikan tanaman obat lokal. Pengembangan kampung ekowisata berbasis TOGA di Kabupaten Pamekasan menjanjikan banyak potensi, baik di bidang kesehatan masyarakat maupun peningkatan ekonomi lokal. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk keberhasilan program ini, meskipun harus waspada terhadap berbagai kendala yang mungkin muncul.



Komentar
Posting Komentar